Saya ingat betul waktu masih kuliah dulu, salah satu mbak kos memberikan saya selembar halaman koran. Katanya biar memotivasi saya untuk mewujudkan cita-cita saya menjadi penulis. Sampai sekarang koran itu masih saya simpan lho!
Halaman koran itu menceritakan seorang penulis remaja yang baru menerbitkan teenlit. Lagi populer banget teenlit semacam Dealova trus apa lagi ya, lupa, adik saya tuh yang punya banyak koleksi teenlit lengkap.
Di situ diceritain ditulis juga itung-itungan royalti yang bakal diterima penulis. Apalagi kalau sampai cetak ulang, sambil ongkang-ongkang kaki aja bisa mengalir uang berjut-jut ke kantong kita. Saat itu yang saya bayangkan, seandainya cita-cita saya sebagai penulis kesampaian pasti bakalan kaya mendadak deh, hehe.
